Menemukan Kemanusiaan pada Anjing – Kita biasa menyebut anjing sebagai sahabat manusia. Ia banyak membantu tugas manusia, misal sebagai anjing polisi atau gembala. Namun, anjing-anjing ini bisa mengajak kita makin mendekati sisi kemanusiaan kita.

Louboutina si Anjing Pemeluk

Louboutina, atau Loubie, adalah “anjing pemeluk” jagoan New York. Pemiliknya bercerita bahwa pada umur dua tahun, Loubie tiba-tiba berdiri dengan dua kaki dan “menyalami” pemiliknya. Lambat laun, ia mulai memeluk pemiliknya saat mereka sedang berjalan-jalan. “Ia tak pernah dilatih untuk itu,” jelas Cesar, pemilik Loubie.

Reputasinya sebagai anjing pemeluk pun mulai tersebar berkat instagram. Beberapa penduduk New York yang tidak tinggal di Chelsea — wilayah tempat Loubie tinggal — pun berdatangan untuk bertemu dan dipeluk anjing ini. Menurut mereka, Loubie membantu mereka melepas stres akibat hidup di New York yang “tak pernah tidur.”

Ketenaran ini membuat Loubie dan Cesar diundang ke berbagai acara — bak selebriti. Salah satunya adalah aksi pengantaran petisi melawan uji produk kosmetik pada hewan ke PBB.

Harlow, Asisten Penderita Penyakit Kronis

Di video di atas, ia memang melakukan kesalahan, tapi ini adalah kasus yang jarang terjadi. Harlow adalah anjing pelayan yang handal bagi pemiliknya, Jaquie.

Jaquie menderita kondisi, di antaranya, gastropareis dan narkolepsi. Untuk membantu menghadapi narkolepsi yang membuatnya lesu, misalnya, Harlow mendeteksi jika pemiliknya goyah, kemudian menarik dan menahan agar Jaquie tidak jatuh.

Jaquie memiliki dua akun instagram: @chronically_jaquie dan @helper_dog_harlow, yang ia gunakan untuk berusaha menghilangkan stigma terhadap penderita penyakit kronis dan orang-orang yang membutuhkan anjing asisten.

Frida dan Bretagne, Penyelamat Pascabencana

 

Pascabencana, kemampuan manusia saja tidak cukup untuk menyelamatkan korban. Di situlah peran anjing-anjing terlatih ini dibutuhkan. Anjing memang memiliki indra penciuman yang lebih baik dari manusia, dan bisa memasuki ruang-ruang yang terlalu kecil untuk dimasuki manusia. Kemampuan ini membuat mereka biasa diandalkan untuk operasi pencarian korban di reruntuhan bangunan.

Dua dari banyak anjing yang pernah mengemban tugas ini adalah Frida dan Bretagne. Frida adalah anjing Angkatan Laut Meksiko, yang turut bertugas saat gempa besar di Meksiko pada 2017. Selama karirnya hingga saat itu, ia telah menyelamatkan 54 jiwa.

Sedangkan Bretagne adalah anjing yang membantu mencari korban tragedi 9/11 — misi yang berbahaya, mengingat situs ini memancarkan radiasi yang meningkatkan potensi kanker. Ras Bretagne, Golden Retriever, adalah salah satu ras anjing yang paling rawan terkena kanker; potensi kanker yang dimiliki Bretagne dan para golden lain yang bertugas saat itu pun menjadi sangat tinggi.

Smiley, Pendidik Balita

Anjing yang lahir tanpa mata ini membantu balita membaca.

Smiley lahir di sebuah puppy mill — sejenis pembudidayaan anjing yang tak banyak mempedulikan hal lain selain keuntungan dari penjualan anjing. Pemilik puppy mill  tempat Smiley lahir ini mengabaikan Smiley dan saudara-saudaranya. Syukurnya, anjing-anjing ini diselamatkan oleh seorang dokter hewan dan asistennya, yang kemudian menawarkan warga sekitar mereka untuk mengadopsi anjing-anjing ini. Namun, karena kelainan yang dimiliki Smiley, ia sendirian kesulitan menemukan keluarga yang mau memeliharanya.

Akhirnya, Smiley diadopsi oleh sang asisten dokter yang menyelamatkannya. Awalnya, ia ketakutan: saat di puppy mill, ia banyak diserang oleh saudara-saudaranya karena ia berbeda dan sulit mempertahankan diri, dan hal ini membuatnya sulit didekati.

Setelah dilatih, ia akhirnya bisa menyesuaikan diri, bahkan menjadi anjing terapi dan membantu mengajar anak-anak. Ia membantu anak yang kesulitan membaca dengan duduk di samping si anak dan “mendengarkan” bacaannya dengan wajah gembira, serta menjadi duta melawan bullying dengan mencontohkan bahwa menjadi berbeda dengan yang lain tak berarti pantas ditindas.

Jacob

Seperti yang dibuktikan Loubie, anjing mampu mengurangi stres orang yang berinteraksi dengannya. Di Amerika Serikat, dimana beberapa kali terjadi penembakan di area publik seperti tempat hiburan dan sekolah, anjing-anjing penenang sangat dibutuhkan.

Salah satu anjing yang bertugas menenangkan korban dan keluarganya adalah Jacob, yang tergabung dalam kelompok anjing penenang Gereja Lutheran di Illinois, AS.

Jacob berpengalaman membantu meringankan trauma penyintas dan keluarga korban penembakan di Pulse Nightclub (korban tewas 50 orang), penembakan konser di Vegas (korban tewas 58 orang), dan kini sedang membantu penyintas dan keluarga korban pascapenembakan sebuah sekolah di Florida yang menewaskan 17 orang.

Mengutip Matt Nelson, “juri anjing” pemilik akun twitter @dog_rates, “Apapun yang terjadi, mari meneladani anjing-anjing kita — lebih mencintai, lebih peduli,…, selalu ada.”

Selamat Tahun Baru Imlek!