Selama dua pekan Indonesia terus dilanda gempa bumi. Paling besar terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan gempa berkekuatan 7 skala Richter (SR) dan berpotensi tsunami, Minggu (05-08-2018).

Sampai tulisan ini ditayangkan, gempa di NTB telah menelan lebih dari tiga ratus korban jiwa dan sudah ratusan kali terjadi gempa susulan. Terakhir terjadi pada 23.29 WIB dengan gempa berkekuatan 5 SR.

Sebelum gempa 7 SR, gempa dengan kekuatan 6,4 SR sudah terjadi lebih dulu pada Minggu (29-07-2018) lalu dan baru diikuti gempa-gempa lainnya, yang juga terjadi di beberapa daerah lain di Indonesia.

Berikut kami rangkum serangkaian gempa yang melanda di Indonesia dalam 2 pekan terakhir yang kami himpun dari berbagai sumber seperti BNPB, BMKG, dan berita-berita media nasional:

29 Juli 2018 05.47 WIB

GEMPA 6,4 SR Guncang Lombok Timur

BMKG telah melaporkan kejadian gempa dengan kekuatan 6,4 SR pada 29/7/2018 pukul 05.47 WIB. Pusat gempa berada di:
– 28 km Barat Laut Lombok Timur-NTB
– 32 km Timur Laut Lombok Utara-NTB
– 57 km Timur Laut Lombok Tengah-NTB
– 61 km Timur Laut Mataram-NTB.

Gempa tidak berpotensi tsunami. Saat ini masih berlangsung beberapa gempa susulan dengan intensitas gempa yang lebih kecil.

29 Juli 2018 08.09 WIB

Gempa Susulan Tterus Berlangsung di Lombok Timur, 3 Orang Tewas dan Puluhan Rumah Rusak

BMKG telah melaporkan terjadinya gempa dengan kekuatan 6,4 SR yang mengguncang wilayah Lombok, Bali da Sumbawa pada Minggu (29/7/2018) pukul 05.47 WIB. Pusat gempa di darat pada jarak 47 km arah timur laut Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan kedalaman 24 km. Gempa terjadi akibat akivitas Sesar Naik Flores. Gempa tidak berpotensi tsunami.

Gempa susulan terus berlangsung dengan intensitas gempa yang lebih kecil. Hingga pukul 08.09 WIB telah terjadi 43 gempa susulan dengan gempa susulan paling kuat adalah 5,7 SR.

Gempa dirasakan di daerah Lombok Utara, Lombok Timur, Mataram, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Sumbawa Besar, Denpasar, Kuta, Nusa Dua, Karangasem, Singaraja, Gianyar dan beberapa wilayah di Bali.

29 Juli 2018 10.01 WIB

Korban Gempa 6,4 SR Bertambah, 10 Meninggal Dunia

Gempa dengan kekuatan 6,4 SR mengguncang wilayah Lombok, Bali dan Sumbawa pada Minggu (29/7/2018) pukul 05.47 WIB telah menimbulkan korban jiwa dan kerusakan fisik.

Gempa susulan juga masih terus berlangsung. Hingga pukul 09.20 WIB, BMKG mencatat telah terjadi 66 kali gempa susulan. Dan hingga pukul 09.45 WIB tercatat dampak gempa menyebabkan 10 orang meninggal dunia, 40 orang luka dan puluhan rumah rusak.

29 Juli 2018 15.49 WIB

Update Gempa 6,4 SR: 14 Meninggal Dunia, 162 Luka-luka dan Ribuan Rumah Rusak

Pascagempabumi dengan kekuatan 6,4 SR mengguncang wilayah Lombok, Bali dan Sumbawa pada Minggu (29/7/2018) pukul 05.47 WIB masih diikuti dengan gempa susulan.

Hingga pukul 14.00 WIB, BMKG mencatat telah terjadi 124 kali gempa susulan. Gempanya dengan kekuatan yang lebih kecil dan tidak berpotensi tsunami.

Sumber gambar: BNPB

30 Juli 09.54 WIB

Tim Evakuasi Gabungan Berhasil Evakuasi Pendaki Gunung Rinjani dengan Selamat

Tim Evakuasi Gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BTNGR (Balai Taman Nasional Gunung Rinjani), tenaga medis, dan relawan telah berhasil mengevakuasi 543 orang dari Gunung Rinjani Lombok pada 30/7/2018 sore hari.

Sebanyak 543 orang pendaki tersebut adalah wisatawan asing 189 orang, pendaki wisatawan nusantara 173 orang, guide 31 orang, dan porter 150 orang. Semua korban yang berhasil dievakuasi dalam kondisi sehat dan selamat.

30 Juli 20.45 WIB

1.226 Pendaki Gunung Rinjani Berhasil Dievakuasi dengan Selamat

Jumlah keseluruhan pengunjung yang berhasil dievakuasi sebanyak 1.226 orang dimana 696 orang warga negara asing (WNA) dan 530 orang warga negara Indonesia (WNI) selama Minggu (29/7/20018) hingga Selasa (31/7/2018).

Selain itu, 1 jenasah pendaki asal Makassar atas nama M. Ainul Taslim juga telah berhasil dievakuasi oleh Tim Evakuasi Gabungan.

3 Agustus 13.23 WIB

Gempa Mag: 6.1 SR (43 km Barat Daya Maluku Tenggara) Kedalaman: 65 Km.

Kondisi Mutakhir: Gempa tidak dirasakan Masyarakat sekitar dan gempa tidak berpotensi tsunami.

Di Pulau Kai bagian barat tepatnya Desa Ohoidertawun terasa guncangan cukup kuat selama 2-5 detik.

Belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan.

4 Agustus 16.35 WIB

Gempa 6,4 SR di Lombok Timur Diperpanjang 7 Hari, 564 Kali Gempa Susulan Telah Berlangsung

Penanganan darurat dampak gempa 6,4 SR yang melanda beberapa wilayah di Nusa Tenggara Barat masih terus dilakukan.

Hingga saat ini dampak gempabumi 17 orang meninggal dunia, 365 orang luka-luka, 8,871 orang mengungsi, 14.940 rumah rusak, kerugian dan kerusakan ekonomi lebih dari Rp 324 milyar. Kerugian ekonomi ini masih sementara. Masih akan bertambah seiring bertambahnya data yang masuk ke Posko.

5 Agustus 16.24 WIB

Gempabumi 5,6 SR Dirasakan Keras di Mentawai

Gempa bumi dengan paramater sementara sebagai berikut:

  • Kekuatan Mag: 5.6 SR
  • Waktu: 05-Aug-18
  • Pukul: 15:56:23 WIB
  • Lintang: 2.33 LS
  • Bujur: 99.41 BT
  • Lokasi: (38 Km Barat Daya Kepulauan Mentawai-Sumbar)
  • Kedalaman: 22 Km

Kondisi Mutakhir:

  • Gempa dirasakan keras guncangan masyarakat di Nentawai selama 1-2 detik.
  • Masyarakat berhamburan ke luar rumah.
  • Gempa tidak berpotensi tsunami.
  • Belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan.
  • BPBD masih melakukan pemantauan.

sumber gambar: BNPB

5 Agustus 18.53 WIB

Gempa Mag: 6.8 SR (27 km Timur Laut Lombok Utara-NTB), Kedalaman: 10 Km. Tidak berpotensi tsunami.

5 Agustus 19.54 WIB

Gempa 7 SR Guncang Lombok Utara, Peringatan Dini Tsunami Diaktivasi

BMKG telah melaporkan kejadian gempa dengan kekuatan 6,8 SR dengan pusat gempa di darat dengan kedalaman 10 km pada 27 km Timur Laut Lombok Utara Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Minggu (5/8/2018) pukul 18.46 WIB. Gempa tidak berpotensi tsunami.

Selanjutnya BMKG telah melakukan pemutakhiran gempa dengan kekuatan 7 SR pada kedalaman 15 km. Pusat gempa 18 km Barat Laut Lombok Timur NTB. Gempa berpotensi tsunami.

6 Agustus 03.09 WIB

82 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa 7 SR, Ribuan Warga Mengungsi

Dampak gempabumi 7 SR yang mengguncang wilayah di Nusa Tenggara Barat pada Minggu (5/8/2018) pukul 18.46 WIB memberikan dampak yang luas.

Hingga Senin dini hari (6/8/2018) pukul 02.30 WIB tercatat 82 orang meninggal dunia akibat gempa, ratusan orang luka-luka dan ribuan rumah mengalami kerusakan. Ribuan warga mengungsi ke tempat yang aman. Aparat gabungan terus melakukan evakuasi dan penanganan darurat akibat gempabumi.

6 Agustus 12.19 WIB

91 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa 7 SR di NTB

Data sementara hingga 6/8/2018 pukul 10.00 WIB, tercatat 91 orang meninggal dunia, 209 orang luka-luka, ribuan jiwa masyarakat mengungsi dan ribuan rumah rusak.

6 Agustus 19.18 WIB

Korban Gempa 7 SR Terus Bertambah di NTB, 98 Orang Meninggal Dunia

Data sementara yang berhasil dihimpun Posko BNPB mencatat sebanyak 98 orang meninggal dunia, 236 orang luka-luka, ribuan rumah rusak dan pengungsi mencapai ribuan jiwa yang tersebar di berbagai lokasi.

Korban meninggal dunia paling banyak terdapat di Kabupaten Lombok Utara karena wilayah inilah yang parah terkena dampak gempa.

Dari 98 orang meningggal dunia akibat gempa, terdapat di Kabupaten Lombok Utara 72 orang, Lombok Barat 16 orang, Kota Mataram 4 orang, Lombok Timur 2 orang, Lombok Tengah 2 orang, dan Kota Denpasar 2 orang. Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh. Semua korban meninggal dunia adalah warga negara Indonesia.

8 Agustus 17.25 WIB

Penanganan Darurat Dampak Gempa Lombok Diintensifkan, 131 Orang Meninggal Dunia

Hingga Rabu (8/8/2018) pukul 13.00 WIB, jumlah korban akibat gempa 7 SR di NTB dan Bali sebanyak 131 orang meninggal dunia, 1.477 orang luka berat dan dirawat inap di rumah sakit, 156.003 orang mengungsi, 42.239 unit rumah rusak dan 458 unit sekolah rusak.

Daerah di Kabupaten Lombok Utara paling parah terdampak bencana. Dari 131 orang meninggal akibat gempa terdapat di Kabupaten Lombok Utara 78 orang, Lombok Barat 24 orang, Lombok Timur 19 orang, Kota Mataram 6 orang, Lombok Tengah 2 orang, dan Kota Denpasar 2 orang.

9 Agustus 12.46 WIB

Telah Tterjadi Gempa Bumi di Sumbawa dengan Parameter Sementara sebagai Berikut:

  • Kekuatan: 6.2 SR
  • Tanggal: 09-Aug-2018
  • Waktu Gempa: 12:25:32 WIB
  • Lintang: 8.36 LS
  • Bujur: 116.22 BT
  • Kedalaman: 12 Km

Lokasi: Sumbawa Region, Indonesia

Keterangan:

  • 6 km Barat Laut Lombok Utara-NTB
  • 27 km Timur Laut Mataram-NTB
  • 33 km Timur Laut Lombok Barat-NTB
  • 37 km Barat Laut Lombok Tengah-NTB
  • 1071 km Tenggara Jakarta-INDONESIA

Informasi Tsunami: Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI

9 Agustus 16.58 WIB

Evakuasi Korban dan Distribusi Bantuan ke Pengungsi Terus Dilakukan Intensif, 259 Orang Meninggal Dunia

Hingga 9/82018 pukul 17.00 WIB (H+4), jumlah korban meninggal dunia akibat gempa 7 SR yang mengguncang NTB dan Bali adalah 259 orang meninggal dunia dimana terdapat di Kabupaten Lombok Utara 212 orang, Lombok Barat 26 orang, Lombok Timur 11, Kota Mataram 6, Lombok Tengah2 orang dan Kota Denpasar 2 orang. Data ini masih akan terus bertambah.

9 Agustus 17.36 WIB

Korban Terus Bertambah, 321 Meninggal Dunia Akibat Gempa 7 SR

Dampak gempabumi 7 SR yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Barat dan Bali, hingga 10/8/2018 siang (H+5) tercatat 321 orang meninggal dunia dengan sebaran Kabupaten Lombok Utara 273 orang, Lombok Barat 26 orang, Lombok Timur 11, Kota Mataram 7, Lombok Tengah 2, dan Kota Denpasar 2 orang. Sebanyak 321 orang meninggal tersebut semuanya sudah diverifikasi.

10 Agustus 20.36 WIB

10 Agustus 23.29 WIB

Gempa Bumi 5 skala Richter (SR) Mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Gempa bumi berkekuatan 5 skala Richter (SR) mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Gempa tersebut dipastikan tak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.

11 Agustus 12.39 WIB

Tanggap Darurat Diperpanjang, 387 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa 7 SR

Hingga Sabtu (11/8/2018) tercatat 387 orang meninggal dunia dengan sebaran Kabupaten Lombok Utara 334 orang, Lombok Barat 30 orang, Lombok Timur 10, Kota Mataram 9, Lombok Tengah 2, dan Kota Denpasar 2 orang.

Sementara itu, sebanyak 13.688 orang luka-luka. Pengungsi tercatat 387.067 jiwa tersebar di ribuan titik. Ratusan ribu jiwa pengungsi tersebut tersebar di Kabupaten Lombok Utara 198.846 orang, Kota Mataram 20.343 orang, Lombok Barat 91.372 orang, dan Lombok Timur 76.506 orang.