Menjalani segudang aktivitas di bulan puasa tentulah tidak mudah, terlebih menjadi seorang menteri. Tentunya harus ada kiat-kiat sendiri agar puasa tetap berjalan dengan baik. Nah, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi punya tipsnya.

Menpora membagikan tips itu saat menggelar buka puasa bersama bertajuk Buka Puasa Bareng Menteri (Ngantri) di Kediaman Menpora Imam Nahrawi, Jalan Widya Candra, Jakarta, Sabtu (26/05/2018). Ia membagikan rahasianya tetap bugar meski punya kegiatan sebagai menteri.

Ia mengaku untuk menu sahur sebenarnya tidak pernah muluk-muluk. Hanya saja, kata Menpora Imam, setelah sahur harus ada satu menu yang selalu sedia.

“Yang penting kalau saya setelah sahur harus ada susu. Ditambah satu sendok madu,” katanya kepada IndonesianYouth.org.

“Enggak ada yang lain, itu saja. Susu dan madu,” imbuhnya.

sumber: Twitter.com/IndonesianYouth

Di acara Ngantri itu sendiri sedikitnya ada 15 komunitas anak muda (Aliansi Remaja Independen, Rumah Faye, Nusantara Muda, Indorelawan.org, Tune Map dan sebagainya) yang terpilih untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang kali pertama diadakan berkat kerjasama Kemenpora dengan Komunitas We The Youth dan Sinergi Muda. Beberapa isu-isu dibahas dalam pertemuan santai ini seperti isu sosial, pendidikan, lingkungan dan isu jejaring anak muda.

Menpora mengatakan, acara itu adalah apresiasi pemerintah terhadap komunitas-komunitas anak muda yang memang harus terfasilitasi dan terkordinasi.

“Ini inisiasi luar biasa mempertemukan komunitas-komunitas anak muda. Mereka ini adalah penggerak di bidangnya masing-masing yang harus terfasilitasi dan terkordinasi oleh pemerintah,” katanya setelah selesai acara.

Para anak muda dari berbagai komunitas, menurut Menpora, memiliki peran penting di seluruh kegiatan yang dimiliki pemerintah Indonesia.

“Mereka ke depan harus menjadi aktor-aktor di seluruh kegiatan kementerian. Seperti kita dengar tadi, mereka banyak terlibat di kewirausahaan, lingkungan, tentang advokasi anak dan perempuan,” ujarnya.