Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengakui saat ini sangat optimis dengan masa depan bangsa Indonesia karena melihat aktivitas anak muda saat ini. Hal itu ia sampaikan saat Buka Puasa Bareng Menteri (Ngantri) di Kediaman Menpora Imam Nahrawi, Jalan Widya Candra, Jakarta, Sabtu (26/05/2018).

Menurut Menpora Imam, masa depan Indonesia berada di tangan anak-anak muda dengan komunitas-komunitasnya.

“Di tangan kitalah (anak muda) 10 atau 20 tahun yang akan datang anak-anak muda akan memimpin bangsa,” katanya sebelum memulai buka puasa,” katanya.

“Kita harus menguasai bahasa dan mengerti perkembangan dunia, sekolah bukan hambatan melainkan peluang untuk mengembangkan potensi diri,” tambahnya.

Nah, untuk bisa mencapai itu, masih menurut Menpora, ada yang perlu diperbaiki dari anak muda, yakni semangat kejuangannya.

“Saat ini spirit kejuangan anak muda harus diperbaiki untuk mengisi kemerdekaan dan mengisi perjuangan, bagaimana yang kita lakukan sekarang di era industri yang terbuka ini pada saatnya oleh generasi setelah kita bisa dikenang sebagai sesuatu yang bermakna dan sejarah,” ucapnya.

Buka Puasa Bareng Menteri (Ngantri) sendiri mendapat sambutan baik dari Menpora. Ia mengatakan, acara itu adalah apresiasi pemerintah terhadap komunitas-komunitas anak muda yang memang harus terfasilitasi dan terkordinasi.

“Ini inisiasi luar biasa mempertemukan komunitas-komunitas anak muda. Mereka ini adalah penggerak di bidangnya masing-masing yang harus terfasilitasi dan terkordinasi oleh pemerintah,” katanya setelah selesai acara.

Para anak muda dari berbagai komunitas, menurut Menpora, memiliki peran penting di seluruh kegiatan yang dimiliki pemerintah Indonesia.

“Mereka ke depan harus menjadi aktor-aktor di seluruh kegiatan kementerian. Seperti kita dengar tadi, mereka banyak terlibat di kewirausahaan, lingkungan, tentang advokasi anak dan perempuan,” ujarnya.

sumber foto: IndonesianYouth.org/Dio

Sedikitnya ada 15 komunitas anak muda (Aliansi Remaja Independen, Rumah Faye, Nusantara Muda, Indorelawan.org, Tune Map dan sebagainya) yang terpilih untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang kali pertama diadakan berkat kerjasama Kemenpora dengan Komunitas We The Youth dan Sinergi Muda. Beberapa isu-isu dibahas dalam pertemuan santai ini seperti isu sosial, pendidikan, lingkungan dan isu jejaring anak muda.

Sementara itu, perwakilan Sinergi Muda, Usman Al Idrus berharap dari pertemuan itu komunitas-komunitas muda Indonesia bisa bersinergi dengan program-program Kemenpora sebagai lembaga yang menaungi para pemuda.

Saatnya kita apresiasi sebaik-baiknya acara seperti ini karena sangat bermanfaat oleh teman-teman komunitas di masa depan,” harapnya.